Cari Blog Ini

Selasa, 18 Agustus 2015

?

Saat sebuah pohin telah berbuah lalu buahnya jatuh ke bumi
Lalu bersemi menjadi tumbuhan baru
Maka saat itu pula ia bukan lah lagi buah
Bukan lah buah yang harus terus mengharap nutrisi dan makanan dari inagnya
Karena iq telah menjadi tumbuhan baru
Yang sudah selayaknya menghasilkan makanan sendiri dan kelak pun ia akan menghasil kan buah kembali dan tumbuhan baru pula
Dan ketika tangan tangan jahil merusak atau memtik daunnya
Ia bahkan tidak bisa berontak
Tapi inangnya tempat ia berasal pun tak lagi berdaya
Adakalanya harus menerima perlakuan yang akan menerpa
Tanpa berputus asa,
Melainkan tetap berjuang dan mempertahankan agar tetap kokoh dan tegar
Begitu pula dengan ayam yang telah menetaskan telur telurnya
Dan melahitkan ayam kecil ke dunia
Mungkin ayam kecil itu bertanya, siapa ayahnya ??? Ya mungkin saja
Teteapi siapapun ayahnya justru ia bagai tak perduli
Bukan berarti ia tidak butuh
Tetapi karena ia terlahir dan tercipta dengan takdir yang demikian
Lalu haruskah seorang anak manusia yang terlahir jauh lebih sempurna
Hatus menyerah dan pasrah dengan peliknya lika liku dunia ????
Tanyakan kembali pada hati

Sabtu, 16 Mei 2015

fahamilah

mungkin hati tak bisa berdusta meski ribuan rangkai cerita sudah tercipta
karena rasa akan terus bersemayam membalut jiwa walau dengan luka dan air mata
tak perlu berlu berlian juga permata unyuk menghadirkan setetes cinta
hanya dengan tatapan mata beserta ketulusan jiwa
makan jiwa akan merasa indahnya finta tentramnya hati yang terus bergelora
sebatang pohon tak perlu sekarung pupuk untuk menjadikan nya pohon yang kokoh dan kuat
air dan cahaya sudah cukup untuk membantu ia berjuang
begitu pula hadirmu dalam duniaku
tak perlu kau suguhkan bermacam mutiara
untuk menghadirkan cinta diantara kita
bahkan keraguan mu pun mampu memupuk rasa
terlebih Lagi cinta yang kau beri
kau membuka mataku bahwa perjuangan tak akan menodai pencapaian
kau mengajarkan ku bahwa kesabaran akan mengjasilkan keindahan
Masihlahbkau bertanya akan hadirnya rasa ???
Kau bukan segalanya tapi kau mampu menjelma menjadi segala apa yang seharusnya

Rabu, 13 Mei 2015

…

Biarkan dingin memeluk erat tubuhku
Mengarungi pekatnya dan gelapnya malam
Membawa diri mengambang dan menerawang
Jauh ke angkasa yang penuh kehampaan
Mungkin mereka berkata bahwa aku makhluk tak berguna yang bertindak sia sia
Tapi hatiku berkata tidak
Ya mungkin prasaan ini terlalu tipis seperti kulit ari
Yang akan terkuak lebar jika tergores sedikit saja
Tapi sayang mereka yang tak mengerti
Akan indah nya singga sana di hati ini
Jika saja mereka mengerti
Tak kan mungkin melangkah pergi
Mungkin jiwa ini terbalut kabut terlalu tebal
Hingga tak dapat di pandang
Namun jika kesungguhan itu nyata
Makan perjuangan akan menembus segalanya

Minggu, 14 Desember 2014

Runtuh

Bila ku kayuh terus dayung sampan ini sampaikan nanti daku tak berdaya lagi
Mungkin ia tak kan berlabuh jua dipelabuhan harapan itu
Lemah sudah terasa lengan ini berjuang melawan kerasnya deburan ombak yang terus menerpa
Sedangka pelabuhan yang kian tua dan rapuh hampir runtuh
Berharap pun tidak lagi berani menatap luasnya samudra ini yang masih panjang bila harus ku arungi
Biarlah kini angin yang berhembus membawaku menepi yang entah kemana pun itu
Habis sudah harapan gelap sudah cahaya impian
Bukan diri tak lagi ingin berjuang bahkan karena diri terus berjuang dan ingin segera berlabuh
Hingga sampan ini ku serahkan kepada angin yang berhembus
Jika ternyata tak kunjung berlabuh
ku hanya berdo'a semoga pelabuhan itu tak akan segera runtuh
Saat ku raih kembali tenaga ini akan ku teruskan perjuangan ini
Runtuh pun pelabuhan itu aku tetap ingin bertemu walau hanya dengan sisa - sisa keping reruntuhannya

Jumat, 14 Februari 2014

Catan Usang


aku hanyalah sebatang kayu yang pada awalnya aku kokoh dan tegar
namun hantaman demi hantaman badai terpaan demi terpaan angin yang terus menerpa
rintik-rintik tetesan air mata langit yang membasahiku membuat aku menjadi lemah rapuh dan hancur
engkau memang rembulan dalam hidupku dimana rembulan hanya ada satu
namun kau terkaang melupakan bahwa bintang itu ribuan
engkau telah memilih agar aku meninggalkan ribuan bintang itu dan aku menyanggupi dengan impian cahayamulah yang akan menggantikan mereka
namun akita terlalu naif dan terlalu percaya diri karena pada nyata ribuan bintang itu terlalu indah untuk digantikan dengan satu rembulan
tapi aku telah menaruh keyakinan dan aku pun berusaha juga bertahan
namun aku lemah tidak dapat berdiri sendiri
aku bukanlah batu karang disana yang mampu menahan debur ombak yang terus menghempas
aku juga bukan batu pegunungan itu yang kuat menahan kikisan air yang terus menetesinya
aku hanyalah serpihan debu yang tak mampu menahan hembusan angin
aku butuh sosok yang melindungiku agar tak terbang terhembus angin
aku juga tak mampu menahan kobaran api aku akan segera hancur dan lenyap bila tersentuh api
seperti sebatang kayu yang dilemparkan kedalam kobaran api dalam hitungan detik akan musnah termakan api... begitu pula aku
tak sanggup menahan lara dan duka yang kian membakar jiwa...
sering kali daku merasa menjadi manusia terbodoh
mereka yang mencntaiku dengan ketulusan dan kebaikan
justru ku biarkan pergi dengan segenggam luka sebungkus duka setetes air mata dan segumpal kecewa
sedangkan aku justru mempertahankan yang tak pernah memalingkan wajahnya terhadap wajahku
mempertahankan yang justru menyerahkan hatinya kepada yang lain
mempertahankan yang tidak mempertahankanku
mempertahankan yang malah sengaja menggores luka agar aku lenyap dan menghilang
mempertahankan yang justru ingin melepaskan
bahkan ketika cucuran luka berderai di rona wajah ini justru ia malah menyunggingkan sudut bibirnya
menghasilkan senyum dengan sejuta makna dan bahagia
dimana aku terjatuh dan terperosok
melepaskan jati diri demi mencari sebuah simpati
menggeser martabat dan harga diri demi mendapat sebuah penghargaan yang justru di dapat hanyalah pengabaian
memilih bertahan dengan segala rasa kesalahan
namun aku... aku yang bodoh ini masih mampu bertahan dengan kebodohan ini
andaikan nanti aku pun mati dengan hati yang dipenuhi duri
ku harap duri itu yang akan menerangi ku didalam gelapnya kubur
namun mungkinkah abu menjadi kayu kembali ?????????

Sabtu, 18 Januari 2014

Renta

Kulit ini sudah terlalu tipis untuk menahan dinginnya deru angin di luar sana
Tak lagi berlapiskan lemak yang dapat menghangatkannya
Dan wajah ini juga merindukan sebuah wajah yang dihiasi dengan keceriaan
terkadang tak lagi ku kenali diri ini yang seolah telah menjelma
sebuah pribadi yang tidak mengenal air mata dan tak perduli dengan kesedihan
mengapa kini ia justru memelihara semua itu ???
dan tangan itu.... tangan itu tak lagi pernah menyeka air mata itu
dan tangan itu.... tangan itu tak lagi mengulurkan ketentraman
dan tangan itu.... tangan itu tak lagi membelai dengan kelembutan
lantas kemana perginya ketentraman itu ???
kemana hilangnya ???
mungkinkah ia telah lelah dan kini tak lagi berdaya ?
atau mungkinkah tangan itu telah menjelma ?
sama halnya dengan pribadi yang kini tak lagi ku kenali...
tubuh ini semakin renta akan hantaman udara di luar sana
bagaimana mungkin ia juga mampu menahan badai yang kau ciptakan ?
namun mengapa diantara kita gemar sekali menciptakan badai
yang kita berdua tak sanggup menahannya
bilapun tubuh ini dipaksa
hanya air mata yang bergelimang darinya
sedangkan ia tak lagi berdaya karena ia terlalu renta

Kamis, 16 Januari 2014

Ungkapan

Menjerit sekali rasanya hati ini menjerit se kuat yang ia mampu
Menahan hantaman yang begitu perih menyiksa
Masih terekam dengan sangat jelas kala dimana tangan lembut dan halus itu membelai wajah ini dengan penuh kasih sayang
Masih terang bayang-bayang masa dimana tangan yang lembut dan halus itu menyeka air mata yang mengalir di pipi ini
Bahkan masih ku rasakan saat tangan itu menarik ku untuk bangkit menghadapi dunia yang fana ini
Sadar dan tidak sadar kini semua telah berubah dan menjelma
Andaikan kaktus tidak berduri mungkin aku ingin memeluknya
Andaikan tangan itu tidak menjelma menyerupai kaktus tidak akan mungkin ia mampu mneusuk hati ini hingga pilu sekali rasanya
Jika saja bebatuan itu tidak runcing dan tidak kasar mungkin kaki ini tidak akan memilih menghindarinya
Begitu pula jika tangan itu tidak kasar manalah mungkin ia menyisakan memar 
Dan pabila kulit buluh itu tidak lah tajam begitu eloknya bila ia dijadikan kerajinan
dan pabila tangan itu pun tidak setajam sembilu tak kan ia menyisakan luka
Bila saja langit dapat memilih tidak akan ia menghujani kita yang sedang bertamasya
ketika langkah kaki tak lagi seirama maka takkan mungkin mencapai finish bersama
saat kita sudah tidak sejalur manalah mungkin dapat menempuh perjalanan bersama
dan pada akhirnya ketika sampai pada titik tujuan
kita tidak lagi berbimbing tangan
 
 

Bidadari Ratu Hatiku

Bidadari Ratu Hatiku

Ketika aku meraskaan bahwa aku kehilangan
Dan harus aku temukan
Namun belum ku sadari apa yang harus ku temukan
Sesaat ku sadar bahwa aku kekurangan
Tapi aku masih buta
Tak mampu melihat apa yang harus ku lengkapi
Dan sejenak terbesit ada yang hadir tanpa ku undang
Tapi dia mengubah segalanya

Layaknya berada dalam negeri mimpi
Terlihat taman yang indah sejuk dan damai
Cahaya yang berkemilauan
Dan seorang bidadari duduk manis menatapku
Siapa kah dia ???

Dialah kau....
Kau yang hilang yang harus kutemukan dan sudah kutemukan
dialah kau yang melengkapi kekurangan ini
bukan karena masing masaing diantara kita sempurna maka kita mencintai
tetapi cinta yang sempurna yang menjadi kita lengkap dna slaing melengkapi
dialah kau yang mungkin tidak ku undnag
tidak ku sadarai ternyata dia adlah kau

layaknya dalam negeri dongeng
kehadiranmu menyihir duniaku
lautan kebahagiaan yang lama kering kini berlimpah lagi
cinta yang telah tandus dan kering kini telah subur kembali
bahkan mata yang hampir buta kini mampu melihat dengan baik
taman kasih sayang di dalam jiwa yang lama gersang dan mati
kini ia hidup lagi hijau kembali dan segar kembali
bahkan singgasana hati yag telah lama kehilangan ratunya
kini telah menemukan kembali sang pemilik mahkota kerajaan hati ini
ya... dia adalah kau
kau yang aku cintai
mungkin aku mampu memberi tanpa mencintai
tapi aku takkan mampu mencintai tanpa memberi
dan akan kuberikan singgasana di hatiku untuk mu
Bidadari Hatiku

Kamis, 26 September 2013

Masalah Dalam Sebuah Hubungan Itu Biasa

Coba kita renungkan kembali masa perjalanan kita selama berada di dunia ini...
Pertama-tama kita mulai belajar merangkak, bahkan ketika teman seusia kita masa itu ada yang sudah bisa berjalan sedangkan kita baru saja mulai belajar merangkak... Orang tua pasti mengkhawatirkan kita.
Setelah kita berhasil merangkak maka naluri kita akan melangkahkan kaki kita untuk mulai berjalan... tertatih-tatih bahkan berkali-kali terjatuh. Tetapi semakin sering kita terjatuh semakin pula keras usaha untuk bisa berjalan.. Karena apa ??? Karena jatuh itu sakit, kalau kita bisa berjalan maka tidak akan sesering ini terjatuh....
Mulailah kita bisa berjalan, dan kaki ini pun mulai pula tak mau diam... melangkah kesana kemari tak perduli yang kita lewati jalanan seperti apa sehingga sering kali membuat orang tua khawatir karena takut kita jatuh... Ya,,, bisa dibilang lagi senang-senangnya karena baru bisa berjalan nih...
Lancar dan lelah berjalan mulai deh berlari... setiap hari selalu ada sesuatu peningkatan pada diri kita, hingga akhirnya kita mulai mencoba untuk belajar mengendarai sebuah kendaraan.
Begitu pula dalam sebuah hubunga... dimulai dari kenalan lalu berteman (ibaratnya dari belajar merangkak kemudian belajar berjalan) ... ya pasti adalah kompli-komplik dikit.. kemudian beranjak menuju hubungan yang lebih jauh lagi (zaman sekarang sering disebut pacaran, kaka-adikan, atau TTMan, dan lainnya) akan mulai deh bermunculan masalah-masalah yang baru yang mungkin sebelumnya belum dialami (nah pada masa ini kaya kita baru belajar berlari, yang tadinya berjalan hanya butuh menjaga keseimbangan badan dan menghindari benda-benda yang dapat membuat kita terjatuh, setelah berlari maka keseimbangan badan akan lebih sulit lagi. intinya masalah mulai mendetail lagi). 
Mulailah rasa letih, lelah dan ada sebagian yang terjatuh pada titk jenuhnya. Dimana untuk bangkit dari masa jenuh setiap orang akan terjadi pada periode yang berbeda dengan kecepatan yang fleksibel pula. kalau sudah jatuh pada masa-masa ini tidak sedikit pula diantaranya memilih mengakhiri hidupnya. Namun mereka yang mampu mengatasi ini dengan baik maka mereka akan berhasil berlari dan sekarang mulailah memberanikan diri untuk belajar menggunakan sebuah kendaraan (dalam hubungan masa ini kita mulai masuk pada hubungan serius atau dapat dikategorikan dalam pernikahan). 
Masalah yang akan muncul akan lebih kompleks lagi, akan ada masalah yang mungkin serupa hanya tingkat kesulitannya lebih tinggi. 
Ketika kita belajar berkendaraan maka cara cepat kita belajar ya kita  harus bersabar dan rajin mengulang, lalu kita melakukannya dengan santai jangan gegabah dan jangan dengan emosi harus dengan penuh kesabaran dan kesabaran penuh bukan ? atau justru kita akan gagal dan bahkan kita akan celaka. 
Nah ketika dalam suatu hubungan kita mengalami masalah maka kita bisa menggunakan teori tersebut untuk pemecahannya. Jangan langsung mengagungkan emosi dan jangan langsung terjun kejurang keputusasaan, tetapi cobalah untuk bersabar dan gunakan penglaman-pengalaman untuk menemukan titik pemecahan, pastinya berfikirlah dalam keadaan kenyang heheehehhee.... karena kalau lapar yang ada kepala puyeng dan emosi meningkat 100 %. Kesadaran penuh dan penuh kesadaran adalah dua kata yang mirip namun makna yang berbeda. nah kedua hal tersebut sangat perlu untuk kita gunakan dalam pemecahan masalah. jadi jangan berputus asa dengan masalah, masalah itu ada untuk memberikan pelajaran kepada kita dan meningkatkan kecerdasan kita.
kalau tidak ada problem, maka otak kita akan jarang berfikir karena perjalanan hidup yang flat saja tidak akan memberi kesan yang spesial ibarat minum kopi tanpa kopi, ga ada rasanya kan...
sesuai dengan sabda nabi bukan mulai dari dalam buaian sampai keliang lahat kita wajib belajar.
Secara naluri kita memang terus belajar bukan ??? belajar itu artinya luas loh.. bukan hanya belajar di dalam kelas saja. permasalahan yang kita hadapi juga merupakan pelajaran, pelajaran untuk pendewasaan dan pelajaran untuk peningkatan daya fikir. jadi masalah dalam hubungan itu biasa :D :D

Kamis, 19 September 2013

Buaian Dunia

Indahnya dunia mampu dirasa, pedihnya derita pernah di terima...
Mampu di cerna asal mulanya serta solusinya
Namun siapa yang mampu menduga, hanya dengan bertatap mata mampu melemahkan jiwa ???
terlebih kelembutan sikapnya kebaikan dirinya membuat hati semakin berbunga bungan dan merasa ingin selalu disisinya
ketika halus tangannya menghapus air mata di pipi
keika hangat peluknya menenangkan diri yang sedang terguncang hebat
kepeduliannya dan perhatiannya menghanyutkan diri
sampai lupa akan siapa diri dan mengapa ini bisa terjadi
Jika dipertanyakan mungkin siapapun hanya mampu terdiam dan melukis senyum dengan sejuta rahasia...
Karena aku tercipta dengan akal yang sempurna walau tubuh tidak sempurna
Setidaknya akal ku lebih sempurna dari binatang dan tumbuhan
satu demi satu coba telusuri
mulai dari simpati, kagum dan mungkinkah aku jatuh cinta ???
sadarlah hai anak muda... bahwa kau hanya terhanyut dalam buaian dunia
ketika keputusan sudah dimantapkan yang memilih berbimbing tangan bersamanya bukan memilih untuk duduk didepan saksi dan mengikrarkan janji suci
hanya merasakan kenikmatan dunia yang sementara bukan mengejar keabadian syurga
maka dirimu hanya makin tenggelam bersama badai-badai dunia yang perlahan mulai menghancurkanmu
membuatmu lemah dan rentan... barulah engkau sadar, bahwa itu semua hanya bujuk rayu setan yang ingin menarikmu bersamanya untuk kekal didalam neraka
hanya karena apa yang telah ia lakukan menarik simpatimu
andaikan engkau mampumenahan dirimu
membiarkan dia menunjukkan bahwa benar ketulusannya
hingga ia menjemputmu dengan cara yang baik
meminangmu dengan cara ang benar
maka kelak kedepan juga baik
dan tujuan hidup akan benar
jangan hanya mendengar dan terbuai bujuk rayu yang menjerumuskan....

bukan penakhluk

Aku lah titisan bumi dan langit
yang terlahir dari gelegak larva yang merah menyala
walau bengisnya wajahku menggambarkan panasnya darahku
mungkin melampaui bola dunia sumber cahaya yang menjadi pusat tata surya
tetapi  jika dipandang jauh kedalam mataku
dipandang jauh kedalam hatiku
maka ketulusanpun akan ditemui
karena akulah makhluk yang tercipta dengan hati sedingin salju
yang ingin melukis senyum pada mereka yang ada disekelilingku
karena aku bukanlah makhluk menyeramkan yang ingin menjadi penakhluk
karena aku bukanlah makhluk serakah yang ingin menjadi penguasa
dan aku hanyalah seorang petualang yang hidup atas kebaikan alam
dan aku hidup untuk meraih dan memberi kembali kepada alam
karena aku ingin hidup damai bersama alam

Selasa, 10 September 2013

Seputar Wanita

yang sering terjadi pada seorang wanita pastilah mempertanyakan "kenapa masih memilih aku walaupun tahu bahwa aku ini tidaklah sebaik yang kamu inginkan?"
sebenarnya ketika seorang wanita bertanya demikian, bukan berarti dia ingin tahu alasan kamu mencintainya. perlu disadari kembali bahwa wanita hanyalah makhluk yang lemah dan selalu berpedoman pada perasaannya, dia hanya ingin kamu meyakinkan dia. 
dia tidak butuh alasan dan dia tidak butuh pujian apalagi janji manis dia hanya butuh diyakinkan.
wanita adalah makhluk lemah dengan  segala beban ia tanggung.
dia terlihat rentan dan lemah, namun coba kamu renungkan atas apa yang akan menjadi beban dan tanggungannya.
tidak perlu dideskripsikan setiap kegiatan detailnya, karena kamu memiliki seorang ibu yang dia adalah wanita. maka kamu pasti bisa menilai betapa mulianya seorang wanita.
di satu sisi ketika cara berfikir logismu kembali menjadi cara dan kebiasaanmu sedangkan ia memilih untuk mengutamakan perasaannya maka hal ini akan menjadi peraduan yang membuat keduanya dilema.
cara berfikir logismu hanya ingin menerima apa yang dapat diterima akal secara logika. sedangkan perasaan yang diunggulkan oleh wanita memaksa dia harus menimbun logikanya karena perasaan yang emnggebu dihatinya.
disinilah dia perlu keyakinan dan diyakinkan. bukan dia ingin menjadi seperti wanita lainnya yang ingin mengetahui mengapa dan mengapa, lalu setelah kamu wahai pria menyertakan alasan yang berisi pujian dan sanjungan dia akan tersenyum dan berbunga-bunga. tetapi dia wanita yang memiliki cinta yang begitu besar  hanya butuh sebuah keyakinan dan penjaminan karena rasa khawatir akan kehilangan dan kepergian akan seseorang yang dia cintai.
terkadang perasaan yang menguasainya memaksa dia menggebu-gebu akan mempertahankan cintanya, yag akibatnya menimbulkan rasa khawatir yang berlebihan. 
nah sekarang mari kita renungkan bersama :)

Kamis, 27 Juni 2013

HIDUP

Hidup itu ibarat kamu sedang minum kopi...
Kalau langsung di minum pasti rasanya panas dan lidah yang menjadi korban
Kalau minumnya terlalu cepat, maka akan langsung habis tanpa terasa nikmatnya
Nah... tapi kalau dibiarin dulu\ keburu aja dingin jadi tetap aja gak enak
Santai saja, dan nikmati setiap tetesnya hingga tetes terahir
Begitu pula dengan hidup...
Kalau terlalu terburu-buru mana ada rasanya dan gak akan bisa mencerna
Ya tapi sama aja, kalau dibiarin gitu aja atau terlalu lama difikirin  jadi stress sendirikan
Jadi dalam menjalani hidup itu santai tapi istiqomah 
Nikmati dan resapi setiap hembusan nafasmu 
kamu akan merasakan indahnya hidup guys,,,

Rabu, 26 Juni 2013

Negeri si Atas Awan

Jangan pernah pejamkan kedua bola matamu akan  jajaran bebatuan yang menjulang tinggi menembus langit
Pandanglah jauh keatas sana dan rasakan kedamaian yang tercipta ketika kau berada disebuah negeri yang selama ini kau pun tak pernah mengetahui
Bukalah kedua bola mata yang selama ini entah terpejam atau kau pejamkan akan agungnya karya cipta Yang Maha Kuasa...

Coba kau kepakkan sayap-sayapmu yang rentan dan lemah mengarungi samudra yang terbentang luas dan menyimpan berjuta cerita dan kisah yang akan menjadi kenangan kisah hidup yang damai dan tak terlupakan
Kau derapkan langkah kecilmu yang mungkin kau rasa tiada berdaya melintasi hutan yang tak kau kenal sebelumnya
Dihadapkan kepada suatu situasi yag mungkin kau sendiri akan berputus asa bila tak kuasa menahan segala rasa
Megakkan tubuh mungil yang rapuh dan rentan menapak tingginya tumpukan bebatuan terjal yang harus kau daki menuju sebuah negeri
Sebuah negeri yang tak pernah engkau ketahui namun selalu hadir di dalam mimpimu...
Bersama mereka orang-orang yang kau percaya...
Bersama mereka yang memiliki visi dan misi satu tujuna dengan dirimu

Bukan hanya akal, juga mental, tapi keistiqomahan mu juga diuji...
Bila kau benar manusia yang berakal, cerdas maka kecerdasan mu akan diuji,,,
Sejauh mana kau mampu menggunakan kecerdasan mu untuk suatu problema yang kau sendiri tak pernah menemukannya sebelumnya
Bila benar kau manusia kuat mental,,, akan kah kau terus up bila dihadapkan pada situasi dimana salah satu anggota tubuh mu tak lagi berfungsi
Bila kau istiqomah... akan kah kau mampu untuk terus istiqoma bila badai menghantammu

Ketika kedua kaki yang telah lemah dan tak lagi berdaya
Berdiri dengan kedua bola mata yang tak dapat terpejam...
Memandang urus kedepan, disebuah negeri,,,,
Dimana sang bayu berhembus menggelitik helaian helaian rambut yang melayang-layang kecil...
Di sebuah negeri... Sebuah negeri yang selalu hadir dalam mimpi...
Di atas sebuah puncak tertinggi...
Di sebuah negeri Di Atas Awan...

Lihatlahh... Rasakan... Hadapi..... dan kau akan mengerti apa artinya gunung-gunung yang menjulang tinggi diciptakan...
Bukan sekedar melengkapi kehidupan
Bukan sekedar dimanfaat hasilnya...
Tetapi mereka merupakan kumpulan guru dari segala guru yang akan mendidikmu
Mendidiku akan kehidupan
Mendidikmu akan perjuangan
Mendidikmu akan pengorbanan
Mendidikmu tentang keikhlasan
Mendidikmu tentang persahabatan
Mendidikmu tentang rasa keperdulian]
Mendidikmu tentang segala hal yang tak akan pernah kau dapatkan dibangku sekolahmu
Mendidikmu tentang sesuatu yang mungkin orang tuamu belum sempat memperkenalkannya kepadamu...
Mendidikmu tentang sesuatu yang mungkin kau tak akan dapatkan sebelumnya...

Kau pergi bukan sekedar happy
Kau melangkah bukan sekedar berfoya-foya
Kau berada disana bukan untuk menjadi sombong dan bangga
Dan kau duduk diatasnya bukan pula untuk menjadi penakhluknya

Tetapi kau berada disana untuk menjadi seorang insan yang mencintinya, perduli kepadanya dan menyayanginya.....

Wanita

Saat wanita berkata ingin sendiri, percayalah dia membutuhkanmu..dia membutuhkan motivasi dan perhatianmu.
Saat wanita berkata "Terserah" itu pertanda bahwa wanita ingin engkau memberikan kasih sayangmu sepenuhnya dengan pengertianmu.
Saat wanita benar-benar cinta dan tulus kepada Pria maka didalam doanya tak akan pernah putus menyebut Pria yang dia cinta.
Saat wanita berkata "Baik- baik saja" setelah engkau menyakitinya, maka bersiaplah akan perubahannya karena wanita tidak suka akan kebohongan.
Saat hati wanita tersakiti, ia tidak akan menangis idepanmu namun ia menangis didalam hatinya.

CINTAKU SEPERTI ILMU TAJWID ...


Saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah...

hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar...

Aku di matamu mungkin bagaikan nun mati di antara idgham billaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada...


Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar, jelas dan terang...


Jika mim mati bertemu ba disebut ikhfa syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta...

Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham mutamaatsilain... melebur jadi satu.

Cintaku padamu seperti Mad Wajib Muttasil... Paling panjang di antara yang lainnya...

Setelah kau terima cintaku nanti, hatiku rasanya seperti Qalqalah kubro.. terpantul-pantul dengan keras...

Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti Iqlab, ditandai dengan dua hati yang menyatu..

Sayangku padamu seperti mad thobi'I dalam Al-Qur'an... Buanyaaakkk beneerrrrr....

Semoga dalam hubungan kita ini seperti idgham bilaghunnah yang cuma berdua, lam dan ro' ..

Meski perhatianku ga terlihat seperti alif lam syamsiah,

cintaku padamu seperti alif lam Qomariah, terbaca jelas...

kau & aku sepeti Idgham Mutaqooribain..perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya...

Layaknya huruf Tafkhim, Namamu pun bercetak tebal di fikiranku Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu seperti mad aridlisukun..

Jumat, 15 Maret 2013

cerita itu akan indah

cerita itu berawal dari sebuah kejadian yang mungkin tidak pernah di duga sama sekali
ketika sebuah tragedi telah terjadi, dan berlalu menghabiskan beberapa masa
kini menjadi sebuah kenangan dan akan menjadi cerita
cerita yang mana bila dikenang mungin bisa meneteskan air mata
crita yang mungkin bila dikenang akan menjadi sebuah kabut hitam yang menghitamkan hidup dimasa depan
atau mungkin cerita yang dijadikan sebuah spion
dimana kita menggunakannya untuk menghindari diri kita dari kecelakaan yang mungkin terjadi
tapi mungkin bisa menjadi noda yang akan lebih luas lagi
mempengaruhi kehidupan kini dan akan datang bila dijadikan cermin yang ita selalu fokus terhadapnya
jangan pernah menyalahkan apayang telah diperbuat pada kejadian lalu
jangan pernah memfonis kejadian lalu akan menghancurkan segalanya yang ada didepan
tapi bagaiman diri kita menyikapi
bagai mana kita membawa diri
mengikuti alur, mengkuti aliran yang mampu menjadi pondasi baru bagi kehidupan yang mungkin hampir runtuh..
runtuh karena kehilangan pondasinya yang dulu sangat kokoh

By : Herni Uswatun Hasanah

Senin, 04 Maret 2013

Syukuri saja

hidup itu selalu penuh warna,,penuh cerita dan penuh tanda tanya....
sesaat kita meraskan indahnya hidup
berwarna dan indah seperti pelangi
namun ada masanya kita selalu di hantui kata tanyaa
semua berlalu bagaikan hembusan angin
yangtak dapat dilihat namun kita dapat merasakan
sesekali dapat diprediksi walau tak selalu dapat direncanakan
namun kita tak dapat emnjadikan hidup hanya mengikuti arus seperti arus sungai yang mmengikuti jalurnya
mengikis bebatuan kering
menghempas dan membawa materilnya ke muara
jadikan hidup dengan penuh warna
penuh cerita
dan semua akan terasa indah bila hidup dengan rasa syukur
herni.uswana@facebook.com

Kamis, 14 Februari 2013

Coretan Hidup

terkadang apa yang kita harapkan tak sejalan dengan kenyataan
bahkan sangat jauh dari prediksi dan perencanaan
namun bukan berarti harus berputus asa dan kemudian menjadi seonggok daging yang tak berguna
sadari kembali.. didalam tubuh ini masih mengalir darah
masih ada harapan menuju impiana
terkadang kesuksesan dan keberhasilan bukan saat kita selalu mendapatkan apa yang kita inginkan
kegagalan kegagalan yang kita alami akan menjadi pilar-pilar keteguhan diri
saat kau merasa dirimu sudah terperosok jauh kedasar jurang yang terjal
mungkin tak ada yang memperdulikanmu
tapi ketika kamu berhasil kembali naik kepuncak yang lebih tinggi dari titik jatuhmu
maka tanpa ada yang meminta, mereka yang disekelilingmu akan menghamirimu
yah seerti itulah kehidupan
jangan menjadikan kelemahan sebagai sugesti diri yang kemudian akan menjadikan mu benar-benar lemah
tetapi ketika kamu merasa terhina dan terjatuh
raihlah sebuah tali yang akan mengikat tubuhmu dan membawamu kembali berdiri
tali yang selalu berada di sisimu
tali yang selalu ada dimanapun engkau berada
tali yang tak pernah meninggalkanmu dalam segala kondisi
dan tali itu adalah tuhanmu.....
halang rintang yang menjadikan hidupmu lebih berwarna
akan menjadikan m sebagai manusia yang bijaksana jika kamu menjadikan batu-batu penghalang itu sebagai guru yang paling setia mengajarimu
 dan itu tidak lah semudah meraih rambut yang ada dikepalamu
hanya kamu yang mengetahui kondisi dirimu sendriri
tetapi mereka lah yang menilai apa yang terjadi dalam setiap langkahmu

Selasa, 12 Februari 2013

goresan pagi ini

hidup ini bukan untuk disessali teman
hidup harus terus dijalani dan terus perbaiki
penyesalan hanya akan menjadi batu penghakang menuju kesuksesan yang gemilang
ada saat nya meriview kembali apa yang terjadi di masa yang lalu
bukan untuk disesali tapi untuk dipelajari...
lalu perbaiki agar kita tak menjadi keledai yang terjatuh di lubang yang sama
bukan hal yang mudah memang menjadikan yang lalu untuk kenangan indah
namun bukan hal yang sulit menjadikan yang lalau sebagai pembelajaran dan motivasi menuju keindahan hidup
hidup harus terus di jalani,dinikmati, dan disyukuri
sperti kupu-kupu
dimasa yang lalu saat dia hanya seekor ulat, menjijikkan dan tidak ada keindahannya
namun saat perjuangannya mencapai kesuksesannya
maka tercipatalah ia menjadi seekor kupu-kupu yang indah..
mungkn di masa lalu kamu adalah yang paling hina
tapi di masa depan bisa jadi kamulah pemegang dunia....
jangan biarkan dirimu lelah menjalani kehidupan
biarkan kelelahan itu lelah mengejarmu
jangan sampai kamu putus asa menghadapi apa yang terjadi dalam hidupmu
tapi jadikan keputus asaan itu merasa putus asa mengejar kamu yang terus berkarya
dan saat kamu merasa jenuh, jangan ikuti naluribuang rasa jenuh .. biarkan saja kejenuhan yang merasa jenuh karena melihat kamu yang terus bersemangat untuk mengukir warna warni pelangi di kehidupan mu
hidup aka terasa lebih berwarna
percayalah bahwa kamu bukanlah sesuatu yang hina yang harus diinjak oleh orang lain
hidup mu itu berharga
jadikan dirimu lebih berharga dari intan permata...
ada kala nya harus menyesali yang terjadi, tapi bukan untuk hanyut bersamanya
melainkan untuk tidak terjun kembali kejurang yang sama
ada waktunya menyesali perbuatan sendiri
tapi bukan untuk menjadi duri yang akan menusuk diri sendiri dan terus merasa sakit
tapi untuk menjadi tugu, menjadi pondasi kekuatan agar tak lagi roboh dan jatuh karena hal yang sama...
tak perlu menunggu hebat untuk menjadi seseorang yang kuat....